Muhammadiyah Siap Lawan Komunisme

Sangpencerah.id –  Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak mengatakan bahwa komunisme merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai kebangkitannya.

“Sebagai upaya untuk membentengi hal tersebut, sudah selayaknya Pemuda Muhammadiyah hadir dalam permasalahan umat dan bangsa. Karena selama ini yang menjadi bibit-bibit komunisme adalah kemiskinan, kebodohan, serta ketidakadilan,” ujarnya

Oleh karena itu, lanjut Dahnil, cara menangkal komunisme yaitu dengan menghadirkan kembali cara dakwah Kyai Ahmad Dahlan dengan mengentaskan kemiskinan serta memberantas kebodohan.

Hal Senada ditegaskan oleh Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Fauzan Qalam Ardhi, A.Md (Fauzan Azkhan) , Fauzan Menegaskan bahwa Muhammadiyah Siap Lawan Komunisme.

“Muhammadiyah siap melawan Ideologi Komunisme, Marxisme, Leninisme dan Sejenisnya yang semua dilarang dalam Bangsa ini, bahkan Ulama sepakat mengharamkan Ideologi tersebut, menganutnya sama saja Murtad, Oleh sebab itu Mari mewaspadai Paham-Paham Tersebut yang mengancam Umat Beragama & Bangsa Indonesia ” Ujar Fauzan Mengutip Fatwa Ulama Se-Indonesia Tahun 1957 tentang Haram Menganut Komunisme,Marxisme,Leninisme dan sejenisnya.

Sebelumnya Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Wawancara ILC TV ONE mengatakan bahwa PKI itu Nyata.

“Ibarat Makanan , Asin, Bisa Dirasakan Tapi Tidak Terlihat”.

Jenderal Gatot Memerintahkan Untuk Menonton Film G30SPKI untuk mengingatkan sejarah dan mewaspadai Kebangkitan PKI.

PKI adalah Organisasi Terlarang, dan sudah banyak mengkhianati Bangsa Indonesia, salah satunya 1948 di Madiun yang menewaskan Para Ulama, Kiyai, Santri, dan 1965 (G30SPKI) yang menewaskan Jenderal TNI.

Ketua Umum PP Pemuda Pancasila Japto Seolistyo Soerjosoemarno mengingatkan bahwa dari dulu PKI itu OTB alias Organisasi Tanpa Bentuk, Bentuknya Tidak Ada, Namun Gerakannya, Misinya, Selalu Ada.

“Dari dulu PKI itu OTB, Organisasi Tanpa Bentuk, Tapi Gerakannya Ada”. Tutupnya (SP/OKU).