Tidak Ada Kesepakatan Pesantren Dikelola Bersama di Karimunjawa

Bangunan PonPes yang dipermasalahkan

Sangpencerah.id –  Camat Karimunjawa telah mengeluarkan surat agar kegiatan Daurah Muhammadiyah program Tahfidzul Qur’an dibubarkan dan santri dipulangkan. Total berjumlah 47 santri Jum’at (8/9) lalu sudah menyeberang dari Pulau Karimunjawa ke Jepara. Mereka akan pindah lokasi ke Tawangmangu, Karanganyar.

Menyikapi kasus ini, Pak sholeh selaku Sekretaris PDM Jepara memberi keterangan kepada redaksi sangpencerah.id . Beliau membantah isi surat tersebut, surat dikeluarkan secara sepihak oleh Camat.

“isi surat Camat tersebut tidak benar, tidak pernah ada kesepakatan dari pihak Muhammadiyah, bahwa pondok tersebut akan dikelola bersama NU dan Muhammadiyah”, tegas

“Tidak pernah juga ada kesepakatan juga anak santri harus ditarik dari Karimunjawa. Justru Muhammadiyah sampai mohon-mohon agar santri tetap disana”, lanjutnya.(sp/red)

Baca link di bawah :

BAGIKAN
Berita sebelumya40 Ulama Muhammadiyah dan NU Dipanggil Jokowi ke Istana
Berita berikutnyaMuncul Petisi, Pecat Camat Karimunjawa