Robot Muhammadiyah Ungguli Robot Israel dan Amerika Serikat

52
Tim Robot UMM

SangPencerah.id-Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan secara khusus kepada Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

Penghargaan itu diberikan dalam Festival Ikon Prestasi Indonesia 2017 yang diserahkan di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Senin (21/8).

Rektor UMM Fauzan mengatakan dirinya hadir dalam rangka mewakili UMM dalam menerima Apresiasi Ikon Prestasi Indonesia bersama dengan 71 ikon prestasi lain dari seluruh Indonesia.

“Selain itu, saya sekaligus mawakili tim robot dari UMM yang memenangi Kontes Robot Internasional di Trinity College, Connecticut Amerika Serikat, 1-2 April 2017,” kata Fauzan sebagaimana dilansir dari keterangan tertulis yang duterima JawaPos.com.

Tim robot UMM yang dikirim ke Amerika Serikat (AS) itu berhasil mengalahkan finalis dari Kanada, Tiongkok, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab, dan tuan rumah Amerika Serikat.

Dari kemenangan tim robot di kancah internasional inilah, apresiasi ikon prestasi diberikan pada UMM. Dimana dari empat kategori yang ditetapkan panitia, yaitu saintis dan innovator, olahraga, seni budaya, dan pegiat sosial, UMM masuk dalam kategori Saintis dan Inovator.

“Ada dua keunggulan robot-robot UMM dalam laga bertajuk Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC), yakni kecepatan dan ketepatan,” ujar Fauzan.

Sebagaimana diketahui, Robot itu dilengkapi dengan sepuluh sensor, yaitu delapan sensor ultrasonic dan dua sensor inframerah sebagai sensor jarak.

Sensor-sensor tersebut, digunakan agar mudah mendeteksi posisi lilin dan dapat menjangkau lilin dengan cepat dan tepat.

Robot yang dibekali dengan sensor flame UVTRON R9454 untuk mendeteksi api lilin dan mampu menangkap cahaya ultraviolet dengan jangkauan spectrum 185 nanometer (nm) sampai 260 nm, dimana jangkauan itu hanya dimiliki oleh gas api.

Fauzan juga mengaku optimistis UMM dapat terus mendorong pengembangan dan perancangan yang lebih baik dari robot karya mahaiswanya yakni, Imam Fatoni, Ikhlal Aldhi Wijaya, dan Salis Muchtar Fadhilah itu.

“Robot-robot itu akan ditampilkan dalam gelaran festival riset yang diselenggarakan di UMM pada akhir tahun ini. Festival ini adalah sebagai langkah konkret agar hasil riset dan karya mahasiswa UMM dikenal oleh kalangan industri dan pengusaha,” ujarnya.Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan secara khusus kepada Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

Penghargaan itu diberikan dalam Festival Ikon Prestasi Indonesia 2017 yang diserahkan di Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Senin (21/8).

Rektor UMM Fauzan mengatakan dirinya hadir dalam rangka mewakili UMM dalam menerima Apresiasi Ikon Prestasi Indonesia bersama dengan 71 ikon prestasi lain dari seluruh Indonesia.

“Selain itu, saya sekaligus mawakili tim robot dari UMM yang memenangi Kontes Robot Internasional di Trinity College, Connecticut Amerika Serikat, 1-2 April 2017,” kata Fauzan sebagaimana dilansir dari keterangan tertulis yang duterima JawaPos.com.

Tim robot UMM yang dikirim ke Amerika Serikat (AS) itu berhasil mengalahkan finalis dari Kanada, Tiongkok, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab, dan tuan rumah Amerika Serikat.

Dari kemenangan tim robot di kancah internasional inilah, apresiasi ikon prestasi diberikan pada UMM. Dimana dari empat kategori yang ditetapkan panitia, yaitu saintis dan innovator, olahraga, seni budaya, dan pegiat sosial, UMM masuk dalam kategori Saintis dan Inovator.

“Ada dua keunggulan robot-robot UMM dalam laga bertajuk Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC), yakni kecepatan dan ketepatan,” ujar Fauzan.

Sebagaimana diketahui, Robot itu dilengkapi dengan sepuluh sensor, yaitu delapan sensor ultrasonic dan dua sensor inframerah sebagai sensor jarak.

Sensor-sensor tersebut, digunakan agar mudah mendeteksi posisi lilin dan dapat menjangkau lilin dengan cepat dan tepat.

Robot yang dibekali dengan sensor flame UVTRON R9454 untuk mendeteksi api lilin dan mampu menangkap cahaya ultraviolet dengan jangkauan spectrum 185 nanometer (nm) sampai 260 nm, dimana jangkauan itu hanya dimiliki oleh gas api.

Fauzan juga mengaku optimistis UMM dapat terus mendorong pengembangan dan perancangan yang lebih baik dari robot karya mahaiswanya yakni, Imam Fatoni, Ikhlal Aldhi Wijaya, dan Salis Muchtar Fadhilah itu.

“Robot-robot itu akan ditampilkan dalam gelaran festival riset yang diselenggarakan di UMM pada akhir tahun ini. Festival ini adalah sebagai langkah konkret agar hasil riset dan karya mahasiswa UMM dikenal oleh kalangan industri dan pengusaha,” ujarnya. (sp/jawapos)