Lagi, Muhammadiyah Membangun 21 Sekolah Unggulan

Gedung SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru (Foto :IH Pekanbaru)

SangPncerah.id-Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan rapat konsolidasi nasional tentang program unggulan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan.

Rapat konsolidasi ini diadakan pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat.

Sesuai agenda, acara ini akan membahas beberapa hal, antara lain peningkatan tata kelola sekolah, madrasah dan pesantren Muhammadiyah serta pemberlakuan kurikulum baru dan buku baru Al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab tahun 2017.

Agenda lainnya adalah pelaksanaan olympiade Ahmad Dahlan tahun 2017 yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2017 di Bandar Lampung, serta peningkatan mutu pendidikan melalui SMP, SMA dan SMA Program Khusus Muhammadiyah.

Di samping agenda tersebut, rapat konsolidasi ini telah dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., pemaparan materi tentang Peta Mutu Pendidikan Muhammadiyah oleh Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta kebijakan peningkatan mutu pendidikan dan pendidikan karakter oleh Didi Suhardi, Ph.D., Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Baidowi, cukup banyak sekolah Muhammadiyah yang unggul, akan tetapi tetap diakui bahwa masih banyak juga sekolah Muhammadiyah yang belum berkembang sebagaimana diharapkan.

Hal ini tidak lepas dari dua faktor yakni,  sumber daya manusia dan faktor keuangan. Oleh karena itu,   PP Muhammadiyah Dikdasmen telah beberapa kali melakukan pelatihan kepala sekolah dan tenaga administrasi baik dalam skala nasional maupun di tingkat propinsi.

Juga telah diadakan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membantu mengelola sekolah Muhammadiyah baik dari segi pengembangan SDM dan tata kelola administrasi.

Untuk masalah keuangan, PP Dikdasmen juga telah menerbitkan aturan tata kelola keuangan sekolah Muhammadiyah. Sedangkan untuk progam saat ini yang sedang berjalan adalah mengembangkan sekolah-sekolah premium unggulan di beberapa propinsi, yakni sebanyak 21 sekolah unit baru, 7 SMP Muhammadiyah, 9 SMA Muhammadiyah dan 5 SMK Muhammadiyah. Salah satunya adalah  SMA Muhammadiyah Awwalul Islam, Makassar.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta diadakan pemetaan pendidikan di Indonesia, dimana bisa bertahan.

Ia juga meminta seluruh Majelis Dikdasmen melakukan terobosan-terobosan yang positif untuk meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah. (sp/tt)