PP Pemuda Muhammadiyah Keluarkan 4 Sikap Terkait Kekerasan di Masjid Al Aqsa

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengeluarkan 4 poin pernyataan terkait kekerasan Israel di Masjid Al Aqsa

Pertama, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, secara resmi Hari ini Senin akan mengirimkan surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan OKI (Organisasi Konferensi Islam) untuk menindak tegas kekerasan dan pelarangan Tentara Penjajah Israel terhadap umat Islam Palestina untuk beribadah di Masjid Al Aqsa. Tindakan tegas, PBB dibutuhkan untuk menunjukkan sikap PBB yang memang bisa berlaku adil terhadap siapa saja dan Negara mana saja, karena terang kejahatan Penjajah Israel melakukan pelarangan untuk melakukan Ibadah di Masjid Al Aqsa yang diikuti dengan tindakan kekerasan adalah kejahatan HAM yang Luar biasa tidak bisa ditolerir. 

Kedua, Kami mendesak negara-Negara OKI untuk aktif menghimpun kekuatan Negara-Negara lain di dunia, untuk menghentikan tindakan kekerasan dan pelarangan umat Islam Palestina beribadah di Masjid Al Aqsa, melalui Jalur diplomasi maupun cara lainnya yang bisa menghentikan kejahatan penjajah Israel di Masjid Al Aqsa dan Wilayah Palestina lainnya.

Ketiga, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah meminta seluruh kader Muhammadiyah, umat Islam  untuk melaksanakan Shalat Tahajud beberapa hari kedepan untuk memohon doa kepada Allah SWT agar Saudara-Saudara kita di Palestina memperoleh haknya sebagai manusia merdeka, dan memberikan hukuman yang pantas bagi penjajah Israel. Pun, mengajak umat beragama lainnya di Indonesia untuk berdoa sesuai dengan caranya masing-masing khusus untuk menghadirkan nilai-nilai Kemanusiaan yang beradab di Palestina. 

Keempat, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) siap kapan saja diminta oleh Negara/Pemerintah Republik Indonesia untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan di Palestina atau dimana saja yang membutuhkan bantuan kemanusian. 

Fastabiqul Khoirot

BAGIKAN
Berita sebelumyaKPAI : Nyai Ahmad Dahlan Pahlawan Perlindungan Anak
Berita berikutnyaKAUMAN Gelar Silaturahim di Jakarta