Inilah 4 Modul Hasil Lokakarya Perkaderan Pemuda Muhammadiyah

Oleh : Amrizal, S.Si,M.Pd (Bidang Kaderisasi PWPM Sumut)

Ada beberapa perubahan mendasar pada sistem perkaderan Pemuda Muhammadiyah yaitu setiap level perkaderan wajib melaksanakan follow up dengan nama MADRASAH KADER. Sistem ini menjadi satu kesatuan dengan pengkaderan formal Baitul Arqam Dasar. Setelah pelaksanaan Baitul Arqam Dasar selama 3 hari, seluruh peserta BAD Wajib melaksanakan MADRASAH KADER di Rantingnya masing-masing dengan kurikulum yang sudah ditetapkan. Peserta tidak akan dinyatakan lulus Baitul Arqam Dasar apabila tidak mengikuti MADRASAH KADER ini. Kegiatan MADRASAH KADER ini dilaksanakan selama 6 Bulan. Waktu pelaksanaan satu kali seminggu, untuk jam pelaksanaan disesuaikan. Peserta yang Lulus BAD dan Madrasah Kader ini akan diberikan Syahadah dan Lencana Kader dan akan dikukuhkan secara resmi oleh Pimpinan/penangung jawab kegiatan. Penyelenggara Baitul Arqam Dasar ini dapat dilaksanakan oleh PDPM,PCPM dan PRPM.

Untuk pelaksanaan Baitul Arqam Madya (BAM) Dilaksanakan oleh PWPM dan bisa diselenggarakan oleh PDPM dengan penanggung jawab penuh oleh PWPM. Seluruh peserta Baitul Arqam Madya hanya bisa di nyatakan lulus apabila sudah melaksanakan follow up yaitu melaksanakan Baitul Arqam Dasar didaerahnya masing-masing. Serta menjadi Instruktur,pemateri dan pendamping pelaksanaan MADRASAH KADER, dibuktikan dengan laporan tertulis kepada PWPM terkait proses pelaksanaan MADRASAH KADER. Seluruh peserta BAM yg dinyatakan LULUS akan Mendapatkan Syahadah dan Lencana Kader Madya serta dikukuhkan resmi oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah. Tujuan utama pelaksanaan MADRASAH KADER ini adalah untuk penguatan Gerakan Pemuda Muhammadiyah di Cabang Ranting. Kegelisahan akan vakumnya gerakan Pemuda Muhammadiyah diakar rumput, diharapkan akan dapat solusi dengan penerapan MADRASAH KADER ini.

Yang menarik menjadi keputusan Lokakarya ini adalah ikon untuk panggilan Pemuda Muhammadiyah. kalau IPM panggilan nya IPMAWAN. IMM panggilannya IMMAWAN, dan Pemuda Muhammadiyah panggilannya : PEMUDA. Sejak keputusan Lokakarya ini, maka seluruh Kader Pemuda Muhammadiyah sudah harus mulai membiasakan panggilan kata PEMUDA disetiap rapat, acara dan kegiatan Pemuda Muhammadiyah.

Lokakarya ini akan melahirkan buku pelaksanan perkaderan Pemuda Muhammadiyah yaitu :

1. Buku Sistem Perkaderan Pemuda Muhammadiyah

2. Buku Modul Pelaksanaan perkaderan Baitul Arqam Dasar (BAD) Pemuda Muhammadiyah.

3. Buku Modul Pelaksanaan Baitul Arqam Madya (BAM) Pemuda Muhammadiyah.

4. Modul Pelaksanaan Pelatihan Khusus Pemuda Muhammadiyah. ( Politik, Kewirausahaan, Dakwah, Tarjih dan Advokasi).

Salam PEMUDA,

Selamat Berjuang Anak Muda Muhammadiyah

FASTABIQUL KHAIRAT.

BAGIKAN
Berita sebelumyaKOKAM Sleman Rekrut 80 Anggota Baru Lewat Diklatsar
Berita berikutnya92 % Murid Baru di SMK Muhammadiyah Serui Beragama Nasrani