Amien Rais : Warga Muhammadiyah Jangan Takut Berjihad

Sangpencerah.id – Di sela kunjungan Prof. Dr. H. Amien Rais, MA ke kota Tape Bondowoso, beliau menyempatkan mengisi Pengajian Ahad Ceria di Kampus Universitas Muhammadiyah Jember pada Ahad (23/7/17) pagi tadi.

Dalam tausyiyahnya selama 30 menit tersebut, Amien Rais mengajak warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah untuk selalu bersyukur karena Muhammadiyah selama 1 abad lebih berdiri tidak terkena penyakit yang mematikan.

Muhammadiyah yang memiliki amal usaha dimana-mana, dibangun dengan modal niat ikhlas, serta memperoleh kepercayaan dari warga Muhammadiyah sendiri serta masyarakat umum.

Mantan Ketua MPR ini juga mengajak warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah ber-muhasabah menanyakan pada diri sendiri sudah cukupkah perjuangan dan ibadah kita selama ini?

“Saya melihat spirit jihad warga Muhammadiyah perlu ditingkatkan lebih lagi,” ujar Amien Rais.

Semangat jihad menurut Amien Rais tidak hanya terbatas harta saja, bahkan dalam kondisi tertentu nyawapun diberikan. Pada Abad ke-2 Muhammadiyah sudah sepantasnya kembali meningkatkan spirit berjihad spirit berkorban karena tanpa itu, maka tujuan Muhammadiyah dan tujuan Islam secara global akan jauh panggang dari api.

Selain itu, Amien Rais mengingatkan perubahan konstelasi politik bagi umat Islam. Desakan bersatunya umat Islam sudah sangat mendesak karena kondisi sudah berubah dan membahayakan. Saat ini kondisi umat Islam berupaya dipecah belah dan ada kekuatan ekonomi dari barat dan timur yang akan mencaplok negara kita.

“Sehingga kita perlu ingatkan ukhuwah islamiyyah antara umat islam indonesia, terutama dua Gajah pilar penting Indonesia Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama,” ujar Amien Rais mengingatkan.

BAGIKAN
Berita sebelumyaMuhammad Muqoddas, Ulama Sederhana, dengan Akhlak Mewah
Berita berikutnyaKPAI : Nyai Ahmad Dahlan Pahlawan Perlindungan Anak