Baru 17 Tahun, Alumni SD Muh 10 Banjarmasin Lulus di FK UMM

SangPencerah.id– Pemuda berprestasi asal Banjarmasin, Syuna Salimdra yang saat ini tengah menunggu yudisium serta wisuda di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pemuda kelahiran 8 Mei 1999 ini sebentar lagi akan menjadi dokter.

Bahkan, di usianya 17  tahun mendekati 18 tahun ini selagi menunggu wisuda, dia pun dipercaya menjadi asisten dosen di Labotarium Skill Fakultas Kedokteran UMM.

Bagaimana proses belajarnya hingga bisa cepat kuliah dan lulus, ia pun dengan senyum mengatakan mempunya metode belajar beragam.

Pertama, baginya yang penting harus tahu bahasan-bahasan pokok dari tiap pelajaran. Seperti mengenal karakter tiap tiap pengajar, mencatat apa yang ditekankan oleh pengajar dan selalu bertanya pada pengajar atau teman tentang materi yang tidak bisa dipahami.

“Kalau saya dulu dari SD sampai SMA, biasanya saya mulai belajar dua atau tiga hari sebelum ujian semester atau ujian tengah semester untuk persiapan. Belajar tidak pernah saya paksakan, biasanya pulang sekolah sampai siang jam 1 siang atau jam 2 siang, kemudian tidur siang sebentar sekitar satu jam lalu belajar lagi sampai jam 9 malam atau 10 malam,” ucapnya. Dia juga belajar lagi kalau sudah habis subuh.

Sedangkan, saat kuliah kemarin, dia belajar lebih giat lagi, dimana seminggu sebelum ujian, dia sudah mengulangi pelajaran kuliah. “Saya belajar dari pagi sampai malam, kemudian pukul 21;00 atau 22:00 Wita dan belajar bersama teman teman, bahkan supaya dapat ilmu lebih sampai pukul 02:00 Wita atau 03:00 Wita. Kadang bisa sampai subuh. Lalu beberapa jam sebelum ujian, baca baca materi lagi,” jelasnya.

Diakuinya, selama ini, dia tergolong cepat lulus karena beberapa kali ikut kelas akselerasi. Dia sendiri masuk TK Aisyah Banjarmasin pada 2002 saat usia 3 tahun dan lulus di 2004. Pada usia 5 tahun, dia bersekolah di SD Widya Dharma Banjarmasin pada 2004 dan 2005 kemudian pindah ke SD Muhammadiyah 10 Banjarmasin dan mengikuti kelas akselerasi sampai lulus.

Pada 2009 dengan usia 10 tahun. “Kemudian saya masuk ke SMPN 6 Banjarmasin pada2009 sampai tahun 2011 dengan mengikuti kelas akselerasi. Kemudian saya bersekolah di SMA Kanaan Banjarmasin pada tahun 2011 sampai 2013 dengan mengikuti kelas akselerasi.
Kemudian pada tahun 2013, saya kuliah Universitas Muhammadiyah Malang,” jelasnya.

“Saya juga pernah mengikuti beberapa lomba, salah satunya lomba olimpiade sains juara 3 se kota Banjarmasin pada saat SD kelas 5. Kemudian mengikuti lomba cerdas cermat kimia Unlam pada 2012 saat SMA dan meraih juara 3 se kalimantan Selatan,” tuturnya pemilik IPK 3,52.

Baca juga (Lulus Cumlaude di FK UGM, Alumni Sapen Juga Lulus Termuda dengan Toefl 600) dan (Bangkit Setelah Terbakar, SD Muhammadiyah 9 Bangun Gedung 4 Lantai)

Kemudian, dia juga mengikuti lomba program kreativitas mahasiswa-penelitian (PKM-P) pada tahun 2016 sebagai anggota dan mendapat pendanaan dari pemerintah untuk penelitian tersebut tetapi belum berhasil untuk memenangkan perlombaan tersebut karena itu dalam tingkat nasional. (sp/tb)