Benhur Tomy Mano : Berkat Muhammadiyah Saya Bisa Menjadi Walikota Jayapura

SangPencerah.id- Diantara jutaan alumni sekolah Muhammadiyah yang tersebar diberbagai penjuru dunia, satu diantaranya adalah Walikota Jayapura periode 2011-2016, Benhur Tomy Mano atau yang biasa dikenal dengan sebutan BTM. Meskipun beragama Kristen Protestan, sosok Benhur Tomy Mano cukup dekat dengan Muhammadiyah. Bagaimana tidak, ia merupakan salah satu alumni SMP Muhammadiyah Abepura, Papua. Benhur Tomy Mano, eks. Walikota Jayapura ini menamatkan studinya di SMP Muhammadiyah Abepura pada tahun 1982. Diberbagai acara, diapun dengan bangga menyebut sebagai alumni SMP Muhammadiyah Abepura. Inilah salah satu bukti bahwa pendidikan Muhammadiyah dapat diterima dimanapun, oleh siapapun tanpa membedakan suku, agama, ras maupun golongan. (baca : Umat Nasrani di Papua dan NTT: Berkat Muhammadiyah Kami Bisa Sekolah)

Dalam suatu acara pelantikan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Papua beberapa waktu yang lalu, Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano, sangat bersemangat membuka Muswil PW IPM Papua VII. “Saya berterimakasih kepada Muhammadiyah, berkat Muhamadiyah juga akhirnya saya bisa menjadi Walikota dan berdiri di sini”, ungkapnya dalam sambutan. IPM dan Muhammadiyah merasa bangga karena Bapak Walikota merupakan alumni SMP Muhammadiyah Jayapura. “Saya akan menghimpun alumni pelajar-pelajar Muhammadiyah untuk turut bahu-membahu membangun Papua”, tambahnya dalam sambutan.

04slide

Sebagai pemimpin  didaerah mayoritas non muslim, walikota yang habis masa jabatannya pada pertengahan 2016 ini juga tidak menunjukkan egosentrisme, bapak dua anak ini senantiasa mengembangkan sikap toleransi dan gencar menyuarakan kerukunan. Ustadz Udin Ramazakir S.Pd, M.Si pengurus PWM Papua mengungkapkan bila mantan Walikota Jayapura ini sangat dekat dengan Muhammadiyah. “Pak Wali itu merupakan orang yang sangat baik, beliau dalam setiap kesempatan selalu mengatakan saya adalah bintang Muhammadiyah yang sedang bersinar, beliau sering mendatangi acara-acara Muhammadiyah” ungkap kepala sekolah yang baru saja meraih penghargaan Kepala SMA terbaik di Papua Tahun 2016 ini. Saat Bulan Ramadhan, atau pada momen-momen tertentu Walikota Jayapura inipun kerap sekali mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah. (baca: Luar Biasa, Kepala SMA Muhammadiyah Jayapura Menjadi Yang Terbaik Di Papua)

Selama menjabat menjadi Walikota Jayapura, sederet  prestasi-prestasi pun telah diraih. Misalnya saja keberhasilan dalam menekan buta aksara serta meningkatkan persentase kelulusan siswa hingga mencapai 100 % pada Tahun 2015. Sarana dan prasarana pendidikan dan kualitas pendidik maupun tenaga kependidikan yang ada di Kota Jayapura juga terus ditingkatkan, guru-guru mendapatkan bantua untuk mengenyam pendidikan S1 maupun S2. Dan PGRI Pusat pun menganugrahkan Dwijaya Praja Nugraha kepada Walikota Jayapura. Dalam bidang ekonomi, perhatian terhadap transportasi, keuangan, lingkungan, pemerintahan  dan deretan penghargaan lain juga telah berhasil diraih.

Habis masa jabatannya pada Juli 2016, BTM akan maju lagi untuk menjadi Walikota Jayapura periode kedua Tahun 2016-2021. Kali ini Benhur Tomy Mano akan maju bersama kader Partai Amanat Nasional, H.Rustan Saru yang kini menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua. Pasangan BTN-Rustan Saru ini diusung oleh Partai Golkar (7 kursi), PAN (4 kursi), Gerindra (4 kursi), Hanura (4 kursi), PDI P (4 kursi), Nasdem (3 kursi) dan PKB (3 kursi).   Diusung mayoritas Partai yang ada di DPRD Kota Jayapura, pasangan ini harus berhadapan dengan pasangan Boy Markus Dawir dan Nur Alam (incumbent wakil walikota) yang diusung oleh Demokrat (4 kursi), PKPI (4 kursi) dan PPP (2 kursi). Pada pengundian nomer urut di KPU Kota Jayapura kemarin (25/10), Pasangan BTM-Rustan Saru mendapat nomer urut 1 sedangkan BMD-Nur Alam mendapatkan nomer undi 2. Pilkada Kota Jayapura sendiri akan digelar serentak dengan daerah lainnya, 15 Februari 2017. (sp/jw)