Puan Maharani : Saya Kembali Ke Keluarga Besar Saya, Keluarga Muhammadiyah

SangPencerah.com- Rapat Kerja Nasional Aisyiyah kembali di gelar di Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa),  22-24 April 2016. Ribuan kader perempuan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia ini  berkumpul bersatu dalam gerak langkah, merumuskan program-program kerja unggulan selama lima tahun kedepan.

Pembukaan Rakernas ini dilaksanakan dengan cukup meriah, banyak tokoh-tokoh publik khususnya politisi yang menyita perhatian, seperti Menko PMK Puan Maharani, Wakil Ketua DPD GKR Hemas, Anggota DPR RI Dari Komisi 1 Ahmad Basarah, Anggota KEIN Arief Budimanta, Wakil Bupati Sleman, Bupati Gunung Kidul, Wakil Bupati Bantul, Wakil Ketua DPRD DIY, dan beberapa politisi lainnya. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua Umum PP Aisyiyah, Tokoh-Tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah juga nampak dalam acara pembukaan.

Menteri Puan dalam sambutan pembukaanya mengungkapkan kekaguman dan kekagumannya dengan Aisyiyah “Aisyiyah merupakan organisasi perempuan yang lahir hampir bersamaan dengan organisasi terbesar di Indonesia, telah banyak sumbangan Aisyiyah bagi bangsa dalam perjalanannya yang seabad.  Aisyiyah telah memiliki banyak sekolah di semua daerah di Indonesia, salah satunya Universitas Aisyiyah, perguruan tinggi kebanggaan yang lahir dari gerakan perempuan”. Puan juga mennceritakan pengalaman politiknya, dari yang tidak mengerti sama sekali, dia terus belajar dari ayahnya. Berbagai peristiwa besar di negeri ini ia ikuti, hingga akhirnya dia tidak buta dengan politik. Ia pun mengajak Ibu-Ibu Aisyiyah untuk tidak segan-segan terjun dalam politik.

Ketika mengakhiri sambutannya, Puan Maharani yang tampak cantik dengan kerudung kuning berbalut batik hijau identitas aisyiyah ini mengungkapkan kedekatan keluarganya dengan Muhammadiyah. Ia menceritakan keluarga Eyangnya (baca Bung Karno) dan Ayahnya yang sangat dekat dengan Muhammadiyah. “Ketika saya hadir disini saya merasa bahagiai, saya merasa kembali kek eluarga besar saya, Keluarga Muhammadiyah”, pungkas Putri Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Usai membuka acara ini, Puan Maharani melanjutkan agenda berikutnya, mengunjungi tokoh senior Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif (redaksi/jwt).