Kajian Tentang Jin Seri 4 : Adakah Jin Yang Berprofesi Sebagai Dai ?

104

Seri Kajian Ilmu

Jamaah: Ustadz, sebelumnya disampaikan bahwa ada jin muslim dan kafir. Pertanyaan saya, apakah di kalangan jin juga ada dai atau penyeru kepada kebaikan?

Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc:
Benar bahwa jin ada yang muslim dan ada yang kafir sebagaimana firman Allah:

وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا
Artinya: “Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus” (QS. Al-Jin ayat 14)

Dari mana mereka beriman? Tentu saja dari “pengajian” para jin. Artinya, di kalangan jin juga ada para dai yang selalu menyeru kepada kebenaran dan ketaqwaan. Jin kadang ikut pengajian bangsa manusia, mendengarkan tausiyah mereka lalu pergi ke bangsa jin untuk menyeru kepada kebenaran.

Ayat berikut mengkisahkan tentang jin yang mendengar al-Quran, lalu beriman dan bersegera menyeru kepada kaumnya untuk ikut ajaran nabi Muhammad saw. Jin tadi menjadi dai dan mubaligh yang mengajak kaumnya kepada ajaran Islam.

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنصِتُوا فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَى قَوْمِهِم مُّنذِرِينَ
قَالُوا يَا قَوْمَنَا إِنَّا سَمِعْنَا كِتَابًا أُنزِلَ مِن بَعْدِ مُوسَى مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ وَإِلَى طَرِيقٍ مُّسْتَقِيمٍ
يَا قَوْمَنَا أَجِيبُوا دَاعِيَ اللَّهِ وَآمِنُوا بِهِ يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُجِرْكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
وَمَن لّا يُجِبْ دَاعِيَ اللَّهِ فَلَيْسَ بِمُعْجِزٍ فِي الأَرْضِ وَلَيْسَ لَهُ مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء أُوْلَئِكَ فِي ضَلالٍ مُّبِينٍ

“Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al-Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (Al-Quran) lalu mereka berkata, “Diamlah kamu (untuk mendengarkan).” Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan. Mereka berkata, “Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepadaNya, niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan melepaskanmu dari adzab yang pedih. Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah maka dia tidak akan melepaskan diri dari adzab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” {QS. Al-Ahqoof:29-32}
Wallahu a’lam.

Demikian wallahu a’lam

Ikuti kajian lainnya.. gabung bersama kami chanel Telegram : kajiansangpencerah