MTs Muhammadiyah Karangkajen Bersedia Lewat Jalan Manapun

Sangpencerah.com – Wacana pembelian lahan di bagian utara MTs Muhammadiyah Karangkajen Unit 2 yang digagas warga perumahan Green House ternyata sempat mendapatkan tanggapan dari pihak sekolah. Namun, pihak sekolah menilai bahwa sang pemilik tanah tak lagi berniat menjual dengan nominal uang namun melalui tukar guling.

Kepala MTs Muhammadiyah Karangkajen, Sukarni kepada KRjogja, Sabtu (9/1/2016) mengatakan bahwa pada tanggal 8 Desember 2015 ada pembicaraan dari pihak pemerintah kota Yogyakarta, Muhammadiyah dan juga warga. Rapat tersebut memutuskan untuk memberikan hibah tanah 40 meter persegi yang saat ini telah dibangun.

“Tapi akhirnya sang pemilik tanah tak lagi berniat menjual malah ingin tukar guling dengan bagian tanah yang masuk wilayah unit 2. Nah masalahnya tanah itu wakaf tak bisa dipindahtangankan jadi memang peluang tersebut mentok,” terangnya.

Hal tersebut sekaligus menjawab warga Green House yang beberapa waktu terakhir mengatakan siap memberikan hibah tanah 40 meter persegi di sebelah utara senilai Rp 120 juta. “Kami mau lewat manapun siap, terimakasih sekali jika ada hibah, tapi memang diskusi itu mentok karena pemilik tanah tak ada niat menjual lagi,” imbuhnya.

Terkait pembangunan pagar utama di sebelah selatan yang menghadap ke tembok perumahan warga, Sukarni mengatakan yang dilakukan sesuai dengan site plan yang tertuang dalam IMB Kota Yogyakarta yang diajukan pada 2014. “Kami tak akan berani membangun tanpa IMB, bukan disengaja tapi memang begitulah yang tertera di IMB,” ungkapnya lagi.

Saat ini proses belajar mengajar di unit dua terus berjalan seperti biasa. Pihak sekolah memberikan pemahaman pada siswa kelas 7 yang melakukan kegiatan belajar di bangunan unit 2 . (sp/krjogja)

BAGIKAN
Berita sebelumyaBelajar Untuk Sabar
Berita berikutnyaBolehkah Azan Subuh Tanpa Taswib ?