Benarkah Nuzulul Qur’an tanggal 17 Ramadhan ?

Penurunan Al-Quran (inzalu-l Quran) dijelaskan
oleh al-Quran:

1. Di Bulan Ramadhan 
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Al- Baqarah , 2:185
[(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan
yang padanya diturunkan (permulaan) Alqur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan
yang bathil)..

2. Di Malam hari yang penuh berkah

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ


 Ad-Dukhan, 44:3
sesungguhnya
Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah
yang memberi peringatan.



3. Di Malam Laylatul Qadar

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Al-Qodr, 97:1 
Sesungguhnya
Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.

Menurut Jumhur Ulama, penurunan yang dimaksud
adalah penurunan (inzal) al-Quran secara keseluruhan dari Lawhil Mahfudz ke
Langit Dunia, Dari langit dunia ini al-Quran diturunkan beberapa kalai (tanzil)
secara berangsur-angsur memakan waktu 22 th, 2 bln 22 hari (23 tahun), 13 tahun
sebelum hijrah (ayat/surat Makiyah), dan 10 tahun setelah hijrah (ayat/surat
Madaniyah). 


Disebut “Laylatu-l Qadar, karena sebagai
yang dijelaskan dalam al-Dukhan, 44: 4:

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,

Di Surat al-Anfal, 8: 41 Allah berfirman:

وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا غَنِمْتُم مِّن شَيْءٍ فَأَنَّ لِلّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِن كُنتُمْ آمَنتُمْ بِاللّهِ وَمَا أَنزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ


Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat
kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah,
Rasul,kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika
kamu beriman kepada Allah dan “kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba
Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan”.



kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami
(Muhammad), yakni al-Quran pada hari Furqan, hari bertemunya 2 pasukan yakni
peristiwa perang Badar. Diketahui dalam sejarah perang Badar itu terjadi
tanggal 17 Ramadhan. 



Maka jumhur ulama menetapkanlah hari/tanggal
turun al-Quran itu tanggal 17 Ramadhan….

Wallohu `alam.
Ust.Drs.H.Dadang Syaripuddin,MA

(Wakil PWM Jawa Barat, bidang Tarjih dan Tajdid)
BAGIKAN
Berita sebelumyaBolehkah Dana Zakat Untuk Korban Bencana ?
Berita berikutnyaSILATURRAHIM ATAU SILATURRAHMI ?